Untitled Document



Penyakit jantung adalah penyebab kematian nomor satu di dunia. Dewasa ini insidensi penyakit jantung koroner (PJK) di Indonesia semakin menunjukkan peningkatan yang bermakna. 


Hal ini sangat erat kaitannya dengan perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin meninggalkan pola prevensi atau pencegahan penyakit kardiovaskular, antara lain dengan meningkatnya konsumsi makanan yang kurang sehat dan kurangnya aktifitasfis atau berolah raga. Sehingga factor factor risiko terjadinya PJK seperti darah tinggi, diabetes / kencing manis, obesitas dan dislipidemia/ kolesterol tinggi semakin meningkat. Sedangkan merokok dan factor genetic termasuk factor risiko utama PJK yang tidak bias dianggap remeh juga. Dari semua factor risiko utama tersebut tidak harus memiliki semuanya untuk terjadi PJK, cukup satu factor risiko yang tidak dikendalikan ataudikontrol dengan baik dapat menyebabkan kejadian PJK tersebut.


Keluhan utama dari serangan jantung koroner sebagian besar adalah nyeri dada kiri, terasa seperti diremas atau ditindih beban berat, disertai keringat dingin, mual dan atau muntah. Kadang keluhan juga dapat berupa nyeri perut atas, sebah, mual dan muntah, sama seperti orang masuk angin (istilah lainnya angin duduk, apabila dijumpai penderita sudah meninggal mendadak) atau sakit maag. 


Apabila mengalami keluhan seperti itu harus segera pergi ke IGD rumah sakit terdekat untuk deteksi dan pertolongan secepatnya dari dokter. Semakin cepat penderita PJK terdeteksi dan ditangani dengan baik oleh dokter, dapat  menurunkan angka kematian dan mencegah komplikasi seperti terjadinya gangguan irama jantung fatal ataupun gagal jantung akut. Penanganan PJK, terutama untuk serangan baru yang kurang dari 12 jam,dapat dilakukan dengan pemasangan ring/ stent maupun dengan pemberian obat obatan pengencer darah. Pengobatan tersebut disesuaikan dengan kondisi klinis dan tipe dari PJK nya.Setelah dilakukan tindakan dan penanganan yang berhasil, penderita tetap harus rutin untuk control dan minum obat serta mengendalikan factor risiko PJK yang dimilikinya. 


Sebelum mengalami kejadian PJK, mulai saat ini kita harus segera melakukan pola hidup sehat, antara lain dengan mengkonsumsi makanan gizi seimbang, menghin dari obesitas dan merokok, serta melakukan aktifitas fisik / olahraga rutin. Apabila sudah memiliki factor risiko darah tinggi, kolesterol tinggi dan ataupun kencing manis, segera lakukan monitoring ketat dan rutin berobat ke dokter. Bagaimanapun tindakan prevensi / pencegahan selalu lebih baik sebelum semuanya terlambat.


dr. Adhitia Budy Prakoso, SpJP FIHA

RSU Kumala Siwi Kudus


02 Juni 2016, by admin

Our Service

Pelayanan dan Penunjang Medis

About Us

Website ini sebagai Sarana Promosi RSU Kumala Siwi Kudus dalam melakukan Pelayanan kepada Masyarakat. Percayakan kesehatan keluarga Anda pada Kami.

ADDRESS

  • Address: Jl. Jepara KM. 6 Ds Mijen Kaliwungu Kudus 59316
  • Email: rsuks.info@gmail.com
  • Website: www.rsukumalasiwi.com
  • Reg : (0291) 424-5551/5554
  • Amb/IGD : (0291) 424-5552
  • Fax: (0291) 424-5548

Jam Besuk

PAGI :
Jam 11.00 - 14.00 : R. Perawatan

MALAM :
Jam 17.00 - 19.00 : R. Perawatan