Untitled Document



Saat mendengar kata kanker leher rahim, mungkin sebagian besar orang akan dibuat ngeri. Membayangkan penyakit kanker yang akan begitu besar mempengaruhi kesehatan,dan dalam pengobatannya yang juga akan menghabiskan waktu, uang, tenaga, dan air mata. Menurut pengertian, kanker merupakan pertumbuhan yang tidak normal dari sel atau jaringan di mana terjadi  pertumbuhan dan berkembang yang tidak terkendali, kecepatan pertumbuhan yang berlebihan, dan seringnya disertai dengan perubahan sifat sel. Salah satu jenis kanker yang sampai sekarang masih menjadi momok menakutkan bagi kaum wanita adalah kanker leher rahim atau kanker serviks.

Epidemiologi

Kanker leher rahim menempati urutan kedua di dunia diantara kanker pada perempuan setelah kanker payudara. Tiap tahun ada kurang lebih 500.000 wanita yang ditemukan menderita kanker leher rahim dan lebih dari setengahnya meninggal. Sedangkandi negara berkembang seperti Indonesia yang penduduknya kurang lebih 220 juta jiwa, diperkirakan ada lebih dari 52 juta perempuan yang terancam menderita keganasan jenis ini. Di negara maju, dimana program deteksi dini kanker leher rahim sudah dilakukan sejak beberapa dekakde terakhir, angka kematian karena kanker sudah sangat jauh berkurang.

Penyebab

Infeksi Human papillomavirus (HPV) adalah jenis infeksi yang terkait erat dengan angka kejadian kanker leher rahim. Sudah sejak beberapa puluh tahun lalu jenis infeksi ini dikenal sebagai penyebab kanker leher rahim dan terdeteksi pada 97,7% penderita kanker leher rahim. Hingga kini ada lebih 100 jenis genotipe Virus HPV yang diketahui, dan diklasifikasikan menjadi golongan risiko tinggi dan risiko rendah.Kelompok HPV risiko tinggilah yang dapat menyebabkan kanker leher rahim.. Sedangkan kelompok HPV risiko rendah biasanya menyebabkan kutil pada kulit.

Faktor Predisposisi

Faktor yang dapat mempermudah terjadinya kanker leher rahim antara lain: .

  1. Berhubungan seksual pertama kali pada usia kurang dari 18 tahun.
  2. Memiliki lebih dari satu pasangan seksual.
  3. Perokok.
  4. Penggunaan kontrasepsi hormonaldalam jangka panjang menunjukkan peningkatan risiko, walaupun diketahui bahwa manfaat penggunaan kontrasepsi hormonal lebih banyak daripada kemungkinan risikonya
  5. Riwayat terkena infeksi menular seksual (IMS)

Gejala

Pada lebih dari 92% lesi prakanker tidak terdapat gejala khas, kalau ada hanya berupa rasa kering di vagina.

Gejala yang dapat timbul:

- Perdarahan per vaginam (di luar masa haid ataupun setelah berhubungan seksual dengan pasangan)

- Keluar cairan dari liang vagina yang berbau tidak sedap, terdapat nyeri pada panggul, lumbosakral dan gluteus, gangguan berkemih, nyeri di kandung kemih dan rektum. Kalau sel kanker sudah menyebar ke organ sekitar, maka akan timbul gejala sesuai dengan organ yang terkena.

Deteksi Dini

Perjalanan penyakit ini, dari infeksi HPV hingga timbulnya kanker leher rahim memerlukanwaktu yang sangat panjang (dapat berlangsung 3 sampai 17 tahun). Keadaan ini sebenarnya memberikan kita kesempatan untuk melakukan deteksi dini dengan berbagai metode yang telah dikenal, antara lain Pap smear,IVA ( Inspeksi Visual dengan Asam Asetat).  kolposkopi, tes HPV DNA.

Vaksinasi

Berbeda dengan vaksin pada beberapa virus seperti polio, mumps, measles, rubella yangmenggunakan virus yang dilemahkan atau virus yang diinaktifkan, pada HPV hal ini tidak diberlakukan, karena virus HPV tidak efisien jika dikultus, dan genome virus HPV mengandung onkogen sehingga tidak mungkin diberikan sebagai vaksin pada perempuan sehat. Oleh karena itu vaksin HPV dikembangkan dari protein kapsid/pembungkusnya.

Terdapat 2 macam vaksin, yaitu :

  1. Vaksin HPV Bivalent
  2. Vaksin HPV Quadrivalent

Vaksin tersebut ditujukan terhadap HPV tipe 16 dan 18, dan juga tipe 6 dan 11.

Dengan ditemukannya vaksin ini memberikan secercah harapan bagi para perempuan, agar dapat terhindar dari infeksi HPV.


Oleh : dr. Adhitya Ardhianto, Sp.OG, M.Kes


03 Juni 2016, by admin

Our Service

Pelayanan dan Penunjang Medis

About Us

Website ini sebagai Sarana Promosi RSU Kumala Siwi Kudus dalam melakukan Pelayanan kepada Masyarakat. Percayakan kesehatan keluarga Anda pada Kami.

ADDRESS

  • Address: Jl. Jepara KM. 6 Desa Mijen Kecamatan Kaliwungu 59316 Kudus
  • Email: rsuks.info@gmail.com
  • Website: www.rsukumalasiwi.com
  • Reg :(0291) 424 555 1/ 424 555 4/ 410 123 3
  • Amb/IGD :(0291) 424 555 2
  • Fax:(0291) 424 554 8
  • Pages : RSU Kumala Siwi Kudus

Jam Besuk

PAGI :
Jam 11.00 - 14.00 : R. Perawatan

MALAM :
Jam 17.00 - 19.00 : R. Perawatan