Untitled Document



dr. Dewi Widya P, Sp. Rad

Pemindaian dengan teknologi computerized tomography atau biasa disebut CT scan, muncul pada awal tahun 1970-an. Sejak itu CT scan menjadi alat yang penting untuk pencitraan medis. Lalu apa manfaatnya?

Membantu Proses Diagnosis

CT scan adalah mesin pemindai berbentuk lingkaran yang besar, cukup untuk dimasuki orang dewasa dengan posisi berbaring. Alat ini dapat digunakan untuk mendiagnosis dan memonitor beragam kondisi kesehatan. Kemungkinan dokter akan merekomendasikan CT scan untuk dilakukan pada saat- saat tertentu, seperti :

  1. Melakukan diagnosis kelainan otot dan tulang, seperti tumor atau retak pada tulang.
  2. Menentukan lokasi tumor, infeksi, atau bekuan darah.
  3. Memandu prosedur medis ketika melakukan operasi, biopsi, atau terapi radiasi.
  4. Mendeteksi dan memonitor kondisi dan penyakit tertentu, seperti kanker, sakit jantung, nodul pada paru- paru, dan massa pada hati.
  5. Mencari tahu cedera atau pendarahan internal.

Penggunaan CT scan kini juga makin banyak digunakan sebagai pemindaian penyakit atau sebagai langkah preventif. Misalnya CT scan pada usus besar bagi pasien yang memiliki risiko tinggi terkena kanker usus besar atau pemindaian jantung secara lengkap pada pasien dengan risiko tinggi penyakit jantung.

Hal-hal yang harus dipersiapkan dalam penggunaan CT Scan antara lain: 

  1. Memakai pakaian yang nyaman dan longgar untuk pemeriksaan, atau menggunakan seragam untuk dikenakan selama prosedur.
  2. Benda logam, termasuk perhiasan, kacamata, gigi palsu dan jepit rambut serta alat bantu dengar dapat mempengaruhi hasil gambar CT Scan sehingga harus dilepas sebelum pemeriksaan.
  3. Tidak makan atau minum apapun selama beberapa jam sebelum pemeriksaan.
  4. Memberitahukan Dokter terkait obat apapun yang dikonsumsi dan jika memiliki alergi terhadap suatu materi atau bahan pengawet.
  5. Menginformasikan kepada dokter dan ahli radiologi mengenai penyakit apapun yang diderita atau kondisi medis lainnya. Jika memiliki riwayat penyakit jantung, asma, diabetes terutama yang sedang mengkonsumsi glucophage, penyakit ginjal atau masalah tiroid dapat meningkatkan resiko efek buruk yang tidak biasa.
  6. Untuk wanita, harus memberitahu dokter jika ada kemungkinan sedang hamil.

Prosedur kerja dari CT Scan dalam banyak hal sangat mirip dengan radioterapi sinar-X yaitu suatu bentuk radiasi seperti cahaya atau gelombang radio yang dapat diarahkan pada tubuh. Bagian tubuh yang berbeda akan menyerap berkas sinar-X dalam derajat tertentu. Dalam pemeriksaan sinar-X konvensional, tumbukan kecil dari radiasi akan ditujukan dan melalui tubuh kemudian gambar akan direkam pada film fotografi atau piringan khusus dimana tulang tampak putih, jaringan lunak muncul dalam nuansa abu- abu dan udara tampak hitam. CT imaging yang dihasilkan pada CT Scanner berupa gambar tubuh bagian dalam multidimensional yang sangatrinci. Perbaikan dalam teknologi detektor CT scanner baru memungkinkan untuk memperoleh beberapa irisan dalam saturotasi. Scanner ini disebut "multislice CT" atau "multidetector CT" yang memungkinkan akan diperoleh irisan tipis dalam jangka waktu yang lebih pendek, lebih detail dan memiliki kemampuan tambahan. CTscanner modern memiliki kecepatan yang tinggi sehingga dapat menscan seluruh bagian tubuh hanya dalam beberapa detik. Kecepatan seperti itu bermanfaat untuk semua pasien terutama anak- anak, orang tua dan orang yang sakit parah.


28 April 2017, by admin

Our Service

Pelayanan dan Penunjang Medis

About Us

Website ini sebagai Sarana Promosi RSU Kumala Siwi Kudus dalam melakukan Pelayanan kepada Masyarakat. Percayakan kesehatan keluarga Anda pada Kami.

ADDRESS

  • Address: Jl. Jepara KM. 6 Ds Mijen Kaliwungu Kudus 59316
  • Email: rsuks.info@gmail.com
  • Website: www.rsukumalasiwi.com
  • Reg : (0291) 424-5551/5554
  • Amb/IGD : (0291) 424-5552
  • Fax: (0291) 424-5548

Jam Besuk

PAGI :
Jam 11.00 - 14.00 : R. Perawatan

MALAM :
Jam 17.00 - 19.00 : R. Perawatan