Service

Service

POLIKLINIK PENYAKIT DALAM

Pemeriksaan Penyakit Dalam Dengan Alat Kesehatan Elektromedik

Penanganan Penyakit Dalam Dengan Alat Kesehatan Elektromedik Penyait dan alat kesehatan adalah dua buah bagian yang tidak dapat terpisahkan. Penyakit yang menyerang manusia dalam penanganannya membutuhkan bantuan berupa instrument medis atau sering disebut dengan alat kesehatan. 

Pada sebagian kasus penyakit memang ada yang tidak perlu pemeriksaan dengan alat kesehatan. Hanya dengan diagnosa yang disimpulkan oleh dokter berdasarkan keluhan yang dirasakan pasien saja. Kemudian dokter memberikan resep dan berhasil membuat si pasien sembuh. 

Pada sebagian kasus yang lain, ini dibutuhkan pemeriksaan khusus dengan menggunakan alat kesehatan tertentu. Kebanyakan instrument medis yang digunakan untuk pemeriksaan penyakit dalam adalah jenis elektromedis dan diagnostic in vitro. 

Apa itu alat kesehatan elektromedik dan apa itu diagnosa in vitro ? Selengkapnya akan kita bahas pada artikel berikut ini. 

 

Penyakit Dalam 

Penyakit dalam merupakan salah satu cabang spesialisasi pemeriksaan yang ada di rumah sakit. Hal ini juga berkaitan dengan spesialisasi dokter yang menanganinya. Penyakit dalam akan ditangani atau dipercayakan kepada dokter spesialis penyakit dalam. 

Penyakit dalam adalah sebuah keluhan penyakit, yang terjadi di dalam tubuh. Yang dimaksudkan disini adalah rasa sakit yang ditimbulkan adalah berasal dari organ dalam tubuh yang tidak nampak dari luar. 

Ada banyak organ dalam yang dimiliki manusia. Dan semuanya adalah organ vital yang menunjang kehidupan manusia. Dan pada masa sekarang di dalam spesialisasi penyakit dalam juga masih terdapat sub masing masing penyakit. Berikut beberapa contoh penyakit yang masuk ke dalam kategori penyakit dalam.

  1. Penyakit jantung
  2. Penyakit paru
  3. Penyakit lambung dan usus
  4. Penyakit ginjal
  5. Penyakit Liver
  6. Dan masih banyak yang lainya.

Seperti yang telah dikatakan tadi bahwa penyakit dalam juga mempunyai sub spesialisasi dokter yang menanganinya. Spesialisa paru, spesialis jantung atau liver sekarang sudah dapat anda temukan di rumah sakit ditempat anda tinggal. 

 

Alat Kesehatan Elektromedik 

Alat kesehatan adalah sebuah instrument, alat, aparaus, implan yang digunakan untuk melakukan tindakan, pencegahan dan penyembuhan penyakit.  Menurut kompendium kemenkes RI , alat kesehatan dibagi menjadi tiga kategori. Alat kesehatan elektromedik, Non elektromedik dan diagnostik in vitro. 

Alat kesehatan elektromedik adalah alat kesehatan yang penggunaanya menggunakan tenaga listrik. Ada banyak sekali jenis alat kesehatan elektromedik ini. Kita batasi pembahasn kita untuk alat kesehatan elektromedik untuk pemeriksaan penyakit dalam. 

 

Pemeriksaan Penyakit Dalam Dengan Alat Kesehatan 

Seperti biasanya setiap kali ada pasien yang datang untuk meminta pengobatan, dokter memberikan beberapa pertanyaan terkait dengan keluhan yang dirasakan pasien. Dari situ kemudian dokter akan memberikan kesimpulan dan memberikan resep obat untuk pasien. 

Dikemudian hari pasien yang sama ternyata tidak mengalami perubahan yang sigifikan. Biasanya dokter menyarankan untuk melakukan pemeriksaan atau uji laboratorium untuk meguatkan diagnosa atau mendapatkan diagnosa baru. 

Pada penyakit paru paru misalnya. Ketika pasien datang dengan keluhan batuk. Diagnosa dokter sementara adalah adanya peradangan di saluran pernapasan yang memproduksi batuk. Apabila obat yang diberikan ternyata belum bisa membuat kondisi pasien membaik, dokter biasanya menyarankan untuk melakukan pemeriksaan radiologi 

Alat Kesehatan yang pertama adalah alat radiologi atau rontgen. Alat ini adalah termasuk ke dalam kategori alat kesehatan elektromedik. Instrument radiologi ini dapat digunakan untuk pencitraan organ dalam seperti paru paru. Pasien dengan gangguan pernapasan biasanya disarankan untuk melakukan pemeriksaan radiologi dengan sinar rontgen ini. 

Hasil yang diperoleh berupa gambar negatif. Bentuk organ dalam seperti paru paru akan terlihat gelap. Terdapat beberapa noda putih yang ada di paru paru menandakan adanya cairan atau peradangan yang terjadi di bagian paru. 

Alat yang kedua yang digunakan untuk pemeriksaan penyakit dalam adalah Ultrasonografi (USG). Mungkin sebagian orang menyangka bahwa setau mereka USG digunakan untuk pemeriksaan janin dalam kadungan. Tidak dapat dipungkiri, hal ini memang benar adanya, akan tetapi USG juga dapat digunakan untuk pemeriksaan organ lain seperti liver dan lambung. 

Pasien yang mengeluhkan sakit di bebrapa bagian perutnya dengan kondisi yang cukup parah biasanya dokter memerlukan data dari pemeriksaan USG abdomen. Pemeriksaan ini dilakukan di kaboratorium oleh tenaga ahli. Penyakit maag kronis misalnya. Untuk mengetahui keadaan lambung pasien dilakukan USG. Dari hasil pemeriksaan tersebut dapat diketahui kondisi penyakit lambung pasien. 

Demikian juga dengan liver atau hati. Apabila sakit yang dirasakan pasien dengan gejala dan tanda tanda fisik mengarah ke penyakit liver. Dokter juga memrlukan pemeriksaan USG hati untuk melihat kondisi fisik organ dalam tersebut untuk dapat mengambil tinakan selanjutnya. 

Dengan pesatnya perkembangan teknologi termasuk juga di bidang kesehatan dan alat kesehatan. Banyak alat alat canggih diciptakan atau diperbaharui. Seperti yang sedang kita bahas ini. Alat USG sekarang sudah bisa mencitrakan gambar 4 dimensi dalam layar berwarna. Dengan demikian pemeriksaan kesehatan akan lebih mudah dan akurat. 

Namun kadang disayangkan, perkembangan teknologi canggih tidak dibarengi dengan peningkatan sumber daya dan kualitas pelayanan. Khuauany bagi masyarakat kalangan menengah kebawah. Mereka sulit untuk bisa merasakan pelayanan kesehatan yang layak. 

Berikutnya, alat kesehatan elektromedik yang digunakan untuk pemeriksaan atau penanganan penyakit dalam adalah elektrokardiograf (EKG). Dokter merujuk untuk melakukan pemeriksaan EKG apabila pasien terindikasi ada masalah pada detak jantungnya. 

EKG adalah sebuah alat yang digunakan untuk merekam aktifitas listrik jantung dengan menggunakan beberapa elektroda yang ditempelkan pada bagian tubuh pasien. Alat ini kemudian merekam aktifitas listrik jantung kemudian menampilkanya dalam grafik tegangan terhadap waktu. 

Dari hasil pemeriksan EKG, dokter dapat memberikan kesimpulan apakah memang terjadi gangguan pada ritme detak jantung atau masih dapat ditoleransi dan hanya diberikan obat untuk menyembuhkanya. Terkadang pemeriksaan EKG saja tidak cukup untuk memastikan penyebab sakit jantung yang dideritanya. 

Biasanya setelah EKG kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan darah. Pemeriksaan ini dilakukan untuk melihat kondisi enzim. Alat kesehatan untuk pemeriksaan darah digolongkan tersendiri ke dalam jenis alat diagnostik ini vitro. 

 

Our Service

Pelayanan dan Penunjang Medis

About Us

Website ini sebagai Sarana Promosi RSU Kumala Siwi Kudus dalam melakukan Pelayanan kepada Masyarakat. Percayakan kesehatan keluarga Anda pada Kami.

ADDRESS

  • Address: Jl. Jepara KM. 6 Ds Mijen Kaliwungu Kudus 59316
  • Email: rsuks.info@gmail.com
  • Website: www.rsukumalasiwi.com
  • Reg : (0291) 424-5551/5554
  • Amb/IGD : (0291) 424-5552
  • Fax: (0291) 424-5548

Jam Besuk

PAGI :
Jam 11.00 - 14.00 : R. Perawatan

MALAM :
Jam 17.00 - 19.00 : R. Perawatan